Cukup satu detik untuk ‘menjadi’ orang pintar..

Satu bahan renungan dari seorang sahabat…..smoga bermanfaat

Seringkali kita sedemikian responsifnya dan sedemikian pintarnya dalam menghadapi kehidupan ini sehingga untuk menanggapi hal-hal yang sederhana, seperti keciprat saos tomat dari teman yang makan dekat kita, atau ketika ada ulat sayur di selada yang sedang kita makan sebagai lalapan, lalu keluarlah berondongan untaian puisi dari perbendaharaan kitab suci kata-kata ajaib kita yang membuat orang lain itu jengah dan kadang marah, seringnya sakit hati. Dan sesudah sadar kita kadang menyesal.

Beda kalau memang anda sadar dan sengaja memberodongkan puisi-puisi indah itu ke orang yang tanpa sengaja menumpahkan teh anda ke meja, itu namanya strategi alias anda mau perang.
Dan semuanya itu mestilah dikembalikan ke anda semua, apakah anda mau berpuisi ketika menikmati indahnya sunset di sorenya pantai anyer, atau anda mau membuang waktu dengan marah karena jet ski yang sudah anda bayar mahal ternyata ngadat dan tidak ada penggantinya. …. pula anda mau pulang besok paginya karena liburan sudah berakhir atau anda menikmati saja san set nya dan berpuisinya nanti saja.
Seorang sahabat, orang dari Colombia yang hidup dan bekerja di Amerika Serikat, yang saya temui dalam perjalanan pulang dari konferensi di suatu kota bilang ke saya, bahwa beda antara orang pintar dengan orang bodoh itu cuma urusan satu detik. Loh, gimana maksudnya, tanya saya.
Ya, dalam satu detik, orang bodoh bisa merusak hidupnya dengan melakukan perbuatan bodoh, sedangkan orang pintar tidak akan mau merusak hidupnya hanya gara-gara satu detik. Maksudnya, ya, anda tidak perlu marah dan menyemburkan api serta sumpah serapah atau membuat orang lain itu tidak nyaman. Stop dan mundurlah sejenak, dan ungkapkan dengan taktis, dan lalu anda akan bisa menyelesaikan masalah anda tanpa kehilangan persahabatan atau teman atau paling tidak anda tidak membuat pelayan yang menumpahkan sop anda ke meja itu makin panik dengan amarah anda. Ya, biarlah dia ganti sop itu dan lap mejanya, toh selesai, people do make mistakes and as long as they try to fixed it, its ok.
Oh, ok kata saya juga. Ternyata orang pintar itu mesti bisa menahan diri dan melihat, mengamati untuk lalu mengambil tindakan yang tepat agar hidupnya bisa mengalir lancar dan enjoy.

Advertisements

13 Comments

  1. very evendy said,

    February 28, 2012 at 6:29 am

    saya suka………..dengan yang ustad tuliskan………….kalau semua umat manusia seperti yang ustad harapkan…………..entah bagaimana jadinya kita semua…………….mungkin seperti diatas kayangan penuh dengan senyuman dan keceriaan……hormat saya pengangum ustad.

    • gusnur69 said,

      March 1, 2012 at 7:43 am

      terimakasih atas komentarnya semoga menjadi berkah bagi semuanya…smoga semakin sukses

  2. mohamad setiawan,SH said,

    May 17, 2012 at 1:30 am

    trim inspiratifnya, boleh kisah kisah lainnya utk tetap SEMANGAT

    • gusnur69 said,

      September 10, 2012 at 8:18 am

      terimakasih telah menyemangati untuk terus berkarya…..semoga semakin sukses pak…

  3. iwan said,

    February 8, 2014 at 4:57 am

    Saat bermanfaat buat saya jalani, ustadz Gus Nur memang is the bast buat saya bisa meminspiratif o:)

    • gusnur69 said,

      May 11, 2015 at 2:44 am

      mohon maaf baru sempat membalas….semoga semakin sukses dan berkah dunia akhirat….

  4. Muhamad Amri said,

    May 11, 2015 at 2:07 am

    Terimakasih mas, kata-katanya sangat memotifasi saya untuk terurus SEMANGAT belajar.

    • gusnur69 said,

      May 11, 2015 at 2:40 am

      sama2 mas…semoga semakin sukses…

  5. Andri said,

    May 11, 2015 at 2:10 am

    Sebelum melangkah harus di fikirkan terlebih dahulu, itu ciri orang pintar.

    • gusnur69 said,

      May 11, 2015 at 2:40 am

      ya betul mas….

  6. Dirga said,

    May 11, 2015 at 2:51 am

    Terimakasih gan, mencerahkan.

    • gusnur69 said,

      May 11, 2015 at 2:52 am

      sama2….semoga semakin sukses…

    • gusnur69 said,

      May 11, 2015 at 2:54 am

      semoga semakin sukses agan Dirga…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: